Operator
Dalam Java, ada beberapa tipe operator. Ada operator
aritmatika, operator relasi, operator logika, dan operator kondisi. Operator
ini mengikuti bermacam-macam prioritas yang pasti sehingga compilernya akan
tahu yang mana operatoruntuk dijalankan lebih dulu dalam kasus beberapa
operator yang dipakai bersama-sama dalam satu pernyataan.
Operator Aritmatika
Berikut ini adalah dasar operator aritmatik yang dapat
digunakan untuk membuat suatu program Java,
Contoh Operator Aritmatika dan
Fungsi-Fungsinya
Operator Increment dan Decrement
Dari sisi operator dasar aritmatika, Java juga terdiri atas
operator unary increment (++) dan operator unary decrement (--).Operator
increment dan decrement menambah dan mengurangi nilai yang tersimpan dalam
bentuk variabel angka terhadap nilai 1. Sebagai contoh,
pernyataan,
count = count + 1
count++;
Contoh Operator Increment dan Decrement
Operator increment dan decrement dapat ditempatkan sebelum
atau sesudah operand. Ketika digunakan sebelum operand, akan menyebabkan
variabel diincrement atau didecrement dengan nilai1, dan kemudian nilai baru
digunakan dalam pernyataan dimana dia ditambahkan. Sebagai contoh,
Listing Program
int i =10;
int j = 3;
int k = 0;
k = ++j + i;
Ketika operator increment dan decrement ditempatkan setelah
operand, nilai variabel yang lama akan digunakan lebih dulu dioperasikan lebih
dulu terhadap pernyataan dimana dia ditambahkan. Sebagai contoh,
Listing Program
int i = 10,
int j = 3;
int k = 0;
k = j++ + i;
Operator Relasi
Operator Relasi membandingkan dua nilai dan menentukan
keterhubungan diantara nilai- nilai tersebut. Hasil keluarannya berupa nilai
boolean yaitu true atau false.
Contoh Operator Relasi
Operator logika
Operator logika memiliki satu atau lebih operand Boolean
yang menghasilkan nilai boolean. Terdapat enam operator logika yaitu :
&& (logika AND), & (Boolean logika AND), || (logika OR), | (Boolean
logika inclusive OR), ^ (Boolean logika exclusive OR), dan ! (logika NOT).
Pernyataan dasar untuk operasi logika adalah x1 op x2,
dimana x1,x2 dapat menjadi pernyataan boolean. Variabel atau konstanta, dan op
adalah salah satu dari operator &&, &, ||, | atau ^. Tabel
kebenaran yang akan ditunjukkan selanjutnya, merupakan kesimpulan dari hasil dari
setiap operasi untuk semua kombinasi yang mungkin dari x1 dan x2.
-(logika AND) dan & (Boolean logika AND)
Berikut ini adalah tabel kebenaran untuk && dan
&.
-Tabel Kebenaran Logika AND
Perbedaan dasar antara operator && dan & adalah
bahwa && mensupports short-circuit evaluations (atau evaluasi
perbagian), sementara operator & tidak. Apa arti dari pernyataan tersebut?
Diberikan suatu pernyataan,
exp1 && exp2
&& akan mengevaluasi pernyataan exp1, dan segera
mengembalikan nilai false dan menyatakan bahwa exp1 bernilai false. Jika exp1
bernilai false, operator tidak akan pernah mengevaluasi exp2 karena hasil
operasi operator akan menjadi false tanpa memperhatikan nilai dari exp2.
Sebaliknya, operator & selalu mengevaluasi ke dua nilai dari exp1 dan exp2
sebelum mengembalikan suatu nilai jawaban.
-(logikaOR) dan|(Boolean logika inclusive OR)
Berikut ini adalah tabel kebenaran untuk || dan |.
-Tabel Kebenaran Logika OR
Perbedaan dasarantara operator|| dan | adalah bahwa ||
mendukung short-circuit evaluations (atau proses evaluasi sebagian), sementara
| tidak. Apa maksud dari pernyataan tersebut? Diberikan suatu pernyataan,
exp1 || exp2
|| akan mengevaluasi pernyataan exp1,dan segera
mengembalikan nilai true dan menyatakan bahwa exp1 bernilaitrue. Jika exp1
bernilai true, operator tidak akan pernah mengevaluasi exp2 karena hasil dari
operasi operatorakan bernilai true tanpa memperhatikan nilai dari exp2.
Sebaliknya, operator | selalu mengevaluasi ke dua nilai dari exp1 and exp2
sebelum mengembalikan suatu jawaban suatu nilai.
-(Boolean logika Exclusive OR)
Berikut ini adalah tabel kebenaran untuk
-Tabel Kebenaran Logika EX-OR
Hasil operasi operator exclusive OR adalah
TRUE, jika dan hanya jika satu operand bernilai TRUE dan yang lain bernilai
False. Catatan jika kedua operand harus selalu dievaluasi untuk menjumlahkan
hasil dari suatu exclusive OR.
-(logika NOT)
Logika NOT digunakan dalam satu argumen,
dimana argument tersebut dapat menjadi suatu pernyataan, variable atau
konstanta. Berikut ini adalah tabel kebenaran untuk operator not !
-Tabel Kebenaran Logika NOT
Operator Kondisi (?:)
Operator kondisi ?: adalah operator
ternary. Berarti bahwa operator ini membawa tiga argumen yang membentuk suatu
ekspresi bersyarat. Struktur pernyataan yang menggunakan operator kondisi
adalah,
exp1?exp2:exp3
Dimana nilai exp1 adalah suatu pernyataan
Boolean yang memiliki hasil yang salah satunya harus berupa nilai true atau
false.
Jika exp1 bernilai true, exp2 merupakan
hasil operasi. Jika bernilai false, kemudian exp3 merupakan hasil operasinya.
Berikut ini adalah flowchart yang menggambarkan bagaimana operator ?: bekerja,
Operator Precedence
Operator precedence didefinisikan sebagai
perintah yang dilakukan compiler
ketika melakukan evaluasi terhadap operator,
untuk mengajukan perintah dengan
hasil yang tidak ambigu/hasil yang jelas.
Kita dapat menuliskan kembali pernyataan
diatas dan menambahkan beberapa tanda kurung terhadap operator precedence,
((6%2)*5)+(4/2)+88-10;