Showing posts with label Pemrograman Peragkat Lunak. Show all posts
Showing posts with label Pemrograman Peragkat Lunak. Show all posts

Friday, February 2, 2018

Cara Membuat DFD Perpustakaan


Data Flow Diagram
(DFD) adalah suatu diagram yang menggunakan notasi untuk menggambarkan arus dari data sistem, yang penggunaannya sangat membantu untuk memahami sistem secara logika, tersruktur dan jelas.
DFD merupakan alat bantu dalam menggambarkan atau menjelaskan sistem yang sedang berjalan logis
.

Arus Data
Arus data ini mengalir diantara proses, simpanan data dan kesatuan luar. Arus data ini menunjukkan arus dari data yang dapat berupa masukan untuk sistem atau hasil dari proses sistem. Arus data ini ditunjukkan dengan simbol panah.

Proses
Suatu proses adalah kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh orang, mesin atau komputer dari hasil suatu arus data yang masuk ke dalam proses untuk menghasilkan arus data yang akan keluar dari proses.
Simpan data
Simpanan data merupakan simpanan dari data yang dapat berupa:
a. Suatu file atau database di sistem komputer
b. Suatu arsip atau catatan manual
c. Suatu kotak tempat data di meja seseorang
d. Suatu tabel acuan manual


1.Context Diagram

2.DFD level 1

3.DFD Level 2 Pendaftaran

4.DFD Level 2 Peminjaman

5.DFD Level 2 Pengembalian

6.DFD Level 2 Pelaporan

ERD Adalah - Identifikasi Entitas dan Atribut


Diagram relasi entitas atau entity-relationship diagram (ERD) adalah
suatu diagram dalam bentuk gambar & simbol yang mengidentifikasi tipe dari entitas di dalam suatu sistem yang diuraikan dalam data dengan atributnya, dan menjelaskan hubungan & relasi diantara entitas tersebut.

Untuk menggambarkan ER diagaram setidaknya ada tiga langkah yang harus dilakukan oleh perancang basis data yaitu:
1. Menemukan atau mendefinisikan Entitas
2. Menemukan atau mendefinisikan atribute
3. Menemukan atau mendefinisikan Relasi
4. Menggambarkan ERD menggunakan notasi-notasi standar.

1.Menemukan Entitas.
Adapun langkah-langkah yang seharusnya dilakukan untukmenemukan atau mendefinisikan Entitas dalam suatu sistem data base adalah sebagai berikut diantaranya :
1. Buat ilustrasi atau gambaran cerita tentang sistem yang akan dicari entitasnya.
2. Tandai setiap objek yang diwakili oleh kata benda yang ada di dalam ilustrasi tersebut.
3. Untuk setiap objek tersebut yakinkan bahwa ia memiliki karakteristik yang nanti disebut sebagai atribut.
4. Tentukan objek yang merupakan entitas.
5. Menggambarkan entitas beserta atributnya menggunakan notasi simbol yang telah ditentukan.

Contoh : Sistem data base Kepegawaian di perusahaan

Langkah 1: Membuat gambaran cerita tentang sistem kepegawaian di suatu Perusahaan
Langkah 2. Menandai pada soal cerita diatas setiap objek yang diwakili oleh kata benda yang ada di dalam ilustrasi tersebut
Langkah 3: Untuk setiap objek tersebut yakinkan bahwa ia memiliki karakteristik yang nanti disebut sebagai atribut.
Langkah 4: Tentukan objek yang merupakan entitas (Jika memang ia memiliki karakteristik jadikan ia sebagai entitas)

2.Menemukan atribut.
Nama atribut ini identik dengan nama kolom atau field pada suatu tabel dalam basis data. Atribut dapat dibedakan menjadi beberapa macam antara lain adalah:
1. Simple Attribute dan Composite Attribute
2. Single Valued Attribute dan Multi Valued Attribute
3. Mandatory Attribute
4. Attribut Turunan (Derived Attribute)
5. Atribut Kunci (Key Attribute)

Untuk menemukan atribut dapat dilakukan melalui langkah-langkah dibawah ini yaitu :
1. Tentukan dan lengkapi karakteristik dari tiap-tiap entitas
2. Dari setiap karakteristik tersebut tentukan termasuk atribut apa
3. Gambarkan entitas beserta atributnya dengan notasi yang sesuai