Showing posts with label Pemrograman Dasar. Show all posts
Showing posts with label Pemrograman Dasar. Show all posts

Friday, February 2, 2018

Jenis-jenis Tipe Data Data Type


     Tipe data primitive (Sederhana)
       Tipe data primitive adalah Tipe data yang mampu menyimpan satu nilai tiap satu variabel. Tipe data primitive merupakan tipe data dasar yang sering dipakai oleh program. Contohnya tipe data primitive adalah Tipe data numerik (integer dan real). tipe data karakter/char, tipe data boolean.

Numeric
Tipe data numeric digunakan pada variabel atau konstanta untuk menyimpan nilai dalam bentuk angka. Tipe data ini terbagi atas integer, dan real.

Integer

Integer merupakan tipe data berupa bilangan bulat, terbagi atas beberapa kategori seperti table dibawah ini.

REAL
Real adalah bilangan yang berisi titik desimal atau jenis bilangan pecahan.


Karakter (char)
Karakter (char) merupakan tipe data yang hanya mampu menyimpan 1 digit karakter. Ukuran untuk tipe data karakter adalah 1 byte (1 byet=8bit). Adapun macam karakter yang ada sejumlah 256 macam karakter yaitu dari kode karakter (ASCII), 0 sampai dengan 255. Untuk penulisan karakter menggunakan tanda petik tunggal(') di depan dan belakang karakter yang ditulis. Contoh: 'a','A','&'dll
  • Nilai-nilai yang termasuk karakter adalah :
  • a .      Karakter huruf : ‘a’..’z’,’A’..’Z’
  • b .      Karakter angka : ‘0’..’9’
  • c .       Karakter tanda baca : titik, koma, titik koma, titik dua dan sebagainya
  • d .      Karakter khusus : $, %, #, @ dan sebagainya.
      Boolean
Boolean merupakan tipe data logika, yang berisi dua kemungkinan nilai: TRUE (benar) atau FALSE (salah). Tipe data boolean memakai memori paling kecil.
      Tipe data Composite
Tipe Data Komposit merupakan tipe data yang dapat menampung banyak nilai, antara lain sebagai berikut.
      Array
Array atau sering disebut sebagai larik, adalah tipe data yang sudah terstruktur dengan baik, meskipun masih sederhana. Array mampu menyimpan sejumlah data dengan tipe yang sama (homogen) dalam sebuah variabel. Sebagai ilustrasi, array mampu menampung banyak data namun dengan satu tipe data yang sama, misalnya integer saja. Setiap lokasi data array diberi nomor indeks yang berfungsi sebagai alamat dari data tersebut.
      Record atau struct
Seperti halnya Array, Record atau Struct juga termasuk tipe data komposit. Record dikenal dalam bahasa Pascal/Delphi sedangkan Struct dikenal dalam bahasa C++. Berbeda dengan array, tipe data record mampu menampung banyak data dengan tipe data berbeda-beda (heterogen). Misalnya, satu bagian integer, satu bagian lagi character, dan bagian lainnya Boolean. Biasanya record digunakan untuk menampung data suatu obyek. Misalnya, siswa memiliki nama, alamat, usia, tempat lahir, dan tanggal lahir. Nama akan menggunakan tipe data string, alamat bertipe data string, usia bertipe data single (numeric), tempat lahir bertipe data string, dan tanggal lahir bertipe data date. Berikut ini contoh pengunaan record dalam Delphi.
      Image
Image, atau gambar, atau citra, merupakan tipe data grafik. Misalnya grafik perkembangan jumlah siswa SMK, foto keluarga kita, video perjalanan, dan lain-lain. Pada bahasa-bahasa pemrograman modern terutama yang berbasis visual, tipe data ini telah didukung dengan sangat baik.
      Date Time
Nilai data untuk tanggal (date) dan waktu (time) secara internal disimpan dalam format yang spesifik. Variabel atau konstanta yang dideklarasikan dengan tipe data Date dapat digunakan untuk menyimpan, baik tanggal maupun jam. Tipe data ini masuk dalam kelompok tipe data composite, karena merupakan bentukan dari beberapa tipe data.
     
     Object
Tipe data object digunakan untuk menyimpan nilai yang berhubungan dengan obyek-obyek yang disediakan oleh Visual Basic, Delphi, dan bahasa pemrograman lain yang berbasis GUI. Sebagai contoh, apabila mempunyai form yang memiliki control Command button, yang kita beri nama Command1.
      Subrange
Tipe data subrange merupakan tipe data bilangan yang mempunyai jangkauan nilai tertentu sesuai dengan yang ditetapkan programmer. Biasanya, tipe data ini mempunyai nilai batas minimum dan nilai batas maksimum. Tipe data ini didukung dengan sangat baik dalam Delphi.
      Enumerasi
Tipe data ini merupakan tipe data yang mempunyai elemen-elemen yang harus disebut satu persatu, dan bernilai konstanta integer sesuai dengan urutannya. Nilai konstanta integer elemen ini diwakili oleh suatu nama variable yang ditulis di dalam kurung. Tipe data ini juga dijumpai pada Delphi, dan bahasa pemrograman deklaratif seperti SQL.
Pada contoh di atas, tipe data Hari_dlm_Minggu termasuk enumerasi dengan rentang nilai Nol, dimana Senin sampai dengan Minggu dan nilai data dari 0, 1, sampai dengan 7. Sedangkan tipe data Nama_Bulan termasuk enumerasi dengan rentang nilai Nol, Januari sampai dengan Desember dan nilai data dari 0, 1, sampai dengan 12.

Thursday, February 1, 2018

Macam-Macam Operator


Operator
Dalam Java, ada beberapa tipe operator. Ada operator aritmatika, operator relasi, operator logika, dan operator kondisi. Operator ini mengikuti bermacam-macam prioritas yang pasti sehingga compilernya akan tahu yang mana operatoruntuk dijalankan lebih dulu dalam kasus beberapa operator yang dipakai bersama-sama dalam satu pernyataan.

Operator Aritmatika
Berikut ini adalah dasar operator aritmatik yang dapat digunakan untuk membuat suatu program Java,

 Contoh Operator Aritmatika dan Fungsi-Fungsinya


Operator Increment dan Decrement
Dari sisi operator dasar aritmatika, Java juga terdiri atas operator unary increment (++) dan operator unary decrement (--).Operator increment dan decrement menambah dan mengurangi nilai yang tersimpan dalam bentuk variabel angka terhadap nilai 1. Sebagai contoh,
pernyataan,
count = count + 1

count++;

Contoh Operator Increment dan Decrement

Operator increment dan decrement dapat ditempatkan sebelum atau sesudah operand. Ketika digunakan sebelum operand, akan menyebabkan variabel diincrement atau didecrement dengan nilai1, dan kemudian nilai baru digunakan dalam pernyataan dimana dia ditambahkan. Sebagai contoh,

Listing Program
int i =10;
 int j = 3;
 int k = 0;
 k = ++j + i;

Ketika operator increment dan decrement ditempatkan setelah operand, nilai variabel yang lama akan digunakan lebih dulu dioperasikan lebih dulu terhadap pernyataan dimana dia ditambahkan. Sebagai contoh,
Listing Program
int i = 10,
 int j = 3;
 int k = 0;
 k = j++ + i;

Operator Relasi
Operator Relasi membandingkan dua nilai dan menentukan keterhubungan diantara nilai- nilai tersebut. Hasil keluarannya berupa nilai boolean yaitu true atau false.

Contoh Operator Relasi

Operator logika

Operator logika memiliki satu atau lebih operand Boolean yang menghasilkan nilai boolean. Terdapat enam operator logika yaitu : && (logika AND), & (Boolean logika AND), || (logika OR), | (Boolean logika inclusive OR), ^ (Boolean logika exclusive OR), dan ! (logika NOT).
Pernyataan dasar untuk operasi logika adalah x1 op x2, dimana x1,x2 dapat menjadi pernyataan boolean. Variabel atau konstanta, dan op adalah salah satu dari operator &&, &, ||, | atau ^. Tabel kebenaran yang akan ditunjukkan selanjutnya, merupakan kesimpulan dari hasil dari setiap operasi untuk semua kombinasi yang mungkin dari x1 dan x2.

-(logika AND) dan & (Boolean logika AND)
Berikut ini adalah tabel kebenaran untuk && dan &.
-Tabel Kebenaran Logika AND

Perbedaan dasar antara operator && dan & adalah bahwa && mensupports short-circuit evaluations (atau evaluasi perbagian), sementara operator & tidak. Apa arti dari pernyataan tersebut?
Diberikan suatu pernyataan,
exp1 && exp2

&& akan mengevaluasi pernyataan exp1, dan segera mengembalikan nilai false dan menyatakan bahwa exp1 bernilai false. Jika exp1 bernilai false, operator tidak akan pernah mengevaluasi exp2 karena hasil operasi operator akan menjadi false tanpa memperhatikan nilai dari exp2. Sebaliknya, operator & selalu mengevaluasi ke dua nilai dari exp1 dan exp2 sebelum mengembalikan suatu nilai jawaban.

-(logikaOR) dan|(Boolean logika inclusive OR)
Berikut ini adalah tabel kebenaran untuk || dan |.
-Tabel Kebenaran Logika OR
Perbedaan dasarantara operator|| dan | adalah bahwa || mendukung short-circuit evaluations (atau proses evaluasi sebagian), sementara | tidak. Apa maksud dari pernyataan tersebut? Diberikan suatu pernyataan,
exp1 || exp2

|| akan mengevaluasi pernyataan exp1,dan segera mengembalikan nilai true dan menyatakan bahwa exp1 bernilaitrue. Jika exp1 bernilai true, operator tidak akan pernah mengevaluasi exp2 karena hasil dari operasi operatorakan bernilai true tanpa memperhatikan nilai dari exp2. Sebaliknya, operator | selalu mengevaluasi ke dua nilai dari exp1 and exp2 sebelum mengembalikan suatu jawaban suatu nilai.

-(Boolean logika Exclusive OR)

Berikut ini adalah tabel kebenaran untuk

-Tabel Kebenaran Logika EX-OR

Hasil operasi operator exclusive OR adalah TRUE, jika dan hanya jika satu operand bernilai TRUE dan yang lain bernilai False. Catatan jika kedua operand harus selalu dievaluasi untuk menjumlahkan hasil dari suatu exclusive OR.


-(logika NOT)
Logika NOT digunakan dalam satu argumen, dimana argument tersebut dapat menjadi suatu pernyataan, variable atau konstanta. Berikut ini adalah tabel kebenaran untuk operator not !
-Tabel Kebenaran Logika NOT

Operator Kondisi (?:)
Operator kondisi ?: adalah operator ternary. Berarti bahwa operator ini membawa tiga argumen yang membentuk suatu ekspresi bersyarat. Struktur pernyataan yang menggunakan operator kondisi adalah,
exp1?exp2:exp3
Dimana nilai exp1 adalah suatu pernyataan Boolean yang memiliki hasil yang salah satunya harus berupa nilai true atau false.
Jika exp1 bernilai true, exp2 merupakan hasil operasi. Jika bernilai false, kemudian exp3 merupakan hasil operasinya. Berikut ini adalah flowchart yang menggambarkan bagaimana operator ?: bekerja,

Operator Precedence
Operator precedence didefinisikan sebagai perintah yang dilakukan compiler
ketika melakukan evaluasi terhadap operator, untuk mengajukan perintah dengan
hasil yang tidak ambigu/hasil yang jelas.
Kita dapat menuliskan kembali pernyataan diatas dan menambahkan beberapa tanda kurung terhadap operator precedence,
((6%2)*5)+(4/2)+88-10;

Wednesday, December 27, 2017

PENGOLAHAN DATA DAN PENCARIAN DATA

PENGOLAHAN DATA
  • Pengertian Pengolahan Data
Data adalah Kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan nya.
Pengolahan data (Data Processing) adalah manipulasi data kedalam bentuk yang lebih berarti berupa informasi, Sedangkan informasi adalah hasil dari kegiatan-kegiatan pengolahan data yang memberikan bentuk yang lebih berarti dari suatu kegiatan atau peristiwa.

  • Pengolahan data adalah
Pengubahan atau tranformasi simbol-simbol seperti nomor dan huruf untuk tujuan peningkatan kegunaanya.

  • Empat golongan besar alat Pengolahan data

  1. Peralatan manual: yaitu peralatan pengolahan data yang sangat sederhana, dan faktor terpenting dalam pemakaian alat adalah menggunakan tenaga tangan manusia.
  2. Peralatan mekanik: yaitu peralatan yang sudah berbentuk mekanik yang digerakan dengan tangan secara manual.
  3. Peralatan mekanik elektronik: yaitu peralatan mekanik yang digerakan oleh robot secara otomatis oleh motor elektronik
  4. Peralatan elektronik: yaitu peralatan yang bekerja secara elektronik penuh
  • Sifat pengolahan data
  1. Pengolahan data menjalankan tugas yang penting; Pengolahan data adalah aktivitas yang diperlukan.
  2. Mengikuti prosedur standar secara relative; Peraturan dan latihan yang diterima menjelaskan cara pengolahan data yang akan dilakukan.
  3. Menghimpun data yang detail atau lengkap.
  4. Mempunyai fokus historis yang paling utama.
  5. Memberikan informasi pemecahan masalah minimal.
  • Perangkat Lunak Pengolahan Data
  1. Terdapat beberapa macam perangkat lunak pengolahan data yang sudah berkembang diantaranya: Database III (dbaseIII), Database IV (dbaseIV), Foxbase, Microsoft Access, SPSS, danlain-lain.
  2. Dbase III, Dbase IV dan Foxbase adalah program aplikasi pengolahan data berbasis DOS.
  3. Microsoft Access adalah program aplikasi pengolahan data berbasis Windows.
  4. SPSS dan Fox Pro adalah sebuah aplikasi pemrograman untuk membuat sebuah program berbasis data.
  • Fungsi dasar Pengolahan data
  1. Mengambil program dan data (masuk/input).
  2. Menyimpan program dan data sertara menyediakan untuk pemrosesan.
  3. Menjalankan proses aritmatika dan logika pada data yang disimpan.
  4. Menyimpan hasil antara dan hasil akhir pengilahan data.
  5. Mencetak atau menampilkan data yang disimpan atau hasil pengolahan.
PENCARIAN (SEARCHING)
  • Pencarian (Searching) merupakan proses yang fundamental dalam pemrograman, guna menemukan data (nilai) tertentu didalam sekumpulan data yang bertipe sama. Fungsi pencarian itu sendiri adalah untuk memvalidasi (mencocokan) data.
  1. Pencarian beruntun pada larik tidak berurut.
  2. Pencarian beruntun pada larik tertentu.
  • Metode pencarian dibagi menjadi 2, yaitu:
  1. Metode pencarian beruntun Membandingkan data-data yang ada dalam kumpulan tersebut, mulai dari elemen pertama sampai elemen ditemukan, atau sampai elemen terakhir.
  2. Binary Search Metode ini diterapkan pada sekumpulan data yang sudah terurut (menaik atau menurunkan). Metode ini lebih cepat dibandingkan metode pencarian beruntun. Data yang sudah terunrut menjadikan syarat mutlak untuk menggunkan metode ini.
CONTOH
PENGOLAHAN DATA:


PENCARIAN DATA: